Pencarian

SELAMAT DATANG

Skripsi TA, Tesis, PTK merupakan salah satu tugas akhir dari setiap mahasiswa S1 maupun S2 dalam rangka memperoleh Gelar Kesarjanaan sesuai dengan bidangnya masing-masing, dan harus dipertahankan kebenarannya di hadapan Team Penguji.
Skripsi TA, Tesis, PTK pengerjaannya bersifat individual dan tidak dibenarkan menjiplak atau plagiat milik orang lain. Saya sangat tidak mendukung PLAGIAT!!
Namun demikian tidak dpat dipungkiri adanya contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dapat memperlancar proses pengerjaan tugas tersebut, karena dengan adanya contoh Skripsi TA, Tesis, PTK yang sudah jadi mahasiswa bisa memperoleh gambaran tentang tugas yang sedang dikerjakannya dan juga bisa memperoleh inspirasi.
Disamping itu, contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dapat digunakan sebagai pijakan / dasar untuk melakukan penelitian lanjutan, sehingga akan dihasilkan Skripsi TA, Tesis, PTK yang lebih sempurna.

Atas dasar itulah, kami berusaha membantu rekan-rekan menyediakan contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dari berbagai jurusan.
Disini juga saya sediakan makalah dan juga ebook buku2 penunjang dalam pembuatan tugas yang bisa didownload secara GRATIS.

Selamat berselancar di Blog kami, semoga apa yang anda cari ada disini, dan tugas yang sedang anda kerjakan dapat selesai dengan lancar.

Bila Judul Skripsi yang anda cari tidak ada di Blog ini, silahkan tanyakan langsung dengan sms ke HP 0856 0196 7147


SALAM SUKSES BUAT ANDA.


Link-Link DOWNLOAD GRATIS berada menyebar di Seluruh Katalog dan terus bertambah.

Senin, 30 Mei 2011

Pd 071 : PENGGUNAAN GAYA BAHASA DALAM KARANGAN SISWA KELAS I SMK NAHDLATUL ULAMA KECAMATAN TANON KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2005

ABSTRAK

xxxxxxxxxxx, Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Tujuan penelitian ini untuk: (1) Mengidentifikasi gaya bahasa yang digunakan dalam karangan siswa kelas I SMK Nahdlatul Ulama Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen Tahun 2005. (2) Mengetahui gaya bahasa yang paling banyak digunakan dalam karangan siswa kelas I SMK Nahdlatul Ulama Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen Tahun 2005.
Bentuk dan strategi penelitian adalah jenis penelitian kualitatif yang berswnber pada karangan siswa kelas I SMK Nahdlatul Ulama Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen Tahun 2005. Teknik sampling menggunakan porposive sampling. Metode yang digunakan adalah metode agih. Adapun teknik yang dipakai adalah teknik baca markah.
Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: gaya bahasa yang digunakan dalam karangan siswa kelas I SMK Nahdlatul Ulama Kecamatan Tanon-Kabupaten Sragen Tahun 2005 sebanyak 20 gaya bahasa yang terdiri dari 151 data kalimat yaitu: Gaya bahasa hiperbola sebanyak 37, metonimia sebanyak 33, personifikasi sebanyak 21, perumpamaan sebanyak 16, simile sebanyak 4, metafora sebanyak 1, asosiasi sebanyak 1, eufemisme sebanyak 1, pars prototo sebanyak 3, epitet sebanyak 1, aliterasi sebanyak 3, antanaklasis sebanyak 1, anafora sebanyak 8, anadiplosis sebanyak 4, mesodiplosis sebanyak 2, epanalipsis sebanyak 3, epizeukis sebanyak 4, sinisme sebanyak 1, antitesis sebanyak 6 dan litotes sebanyak 1. Gaya bahasa yang sering digunakan dalam karangan siswa kelas 1 SMK Nahdlatul Ulama Kecamatan 'Tanon Kabupater, Sragen Tahun 2005 adalah gaya bahasa hiperbola.

Kata kunci : gaya bahasa, kurangan siswa, teknik baca markah


DAFTAR PUSTAKA


Alwasilah, Chaider. 1987. Linguistik Suatu Pengantar. Bandung: Angkasa.
Arikunto, Suharsimi. 1987. Prosedur Penelitiun Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Bina Angkasa.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1991. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Balai Pusataka.
Hermawati, Mega. 2001. “Analisis Stilistika Novel Ny. Tails (Kisah Mengenai Madras)”. Karya Budi Darma. Skripsi. UMS.
Keraf, Gorys. 2002. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta. Gramedia.
Koesworo, FX, dkk. 1994. Dibalik Tugas Kultinata. Surakarta: Sebelas Maret University Press dan Yayasan Pustaka Nusantara.
Kurnia, Septiawan, Santana. Nilai Puitika di dalam Esai Jurnalistik, tersedia di dalam http://www.depdiknas.go/id/jurnal/139/ meneliti nilai pituka. htm. Diakses 15 Januari 2005.
Mappatoto, Andi, Baso. 1994. Teknik Penulisan Feature (Kurangan Khas). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Marisah. 1995. “Gaya Bahasa Iklan dalam Media Elektronik”. Skripsi. UMS.
Muryani, Sri. 1995. “Analisis Gaya Bahasa Iklan Display Otomatif pada Surat Kabar Suara Merdeka”. Skripsi. UNS.
Mumu, dkk. 2002. Inti Sari Bahasa dan Sastra Indonesia untuk Kelas 1, 2, 3, SMU. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Nurhadi. 1995. Tata Bahasa Pendidikan. Semarang: IKIP Semarang.
Pateda, Mansoer. 1989. Analisis Kesalahan Bahasa. Flores: Nusa Indah.
Pradopo, Rachmat Djoko 1995. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pratikno, Riyono. 1984. Kreatif Menulis Feature. Bandung: Alumni.
Prayitno, Harun Joko (dkk). 2001. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Surakarta.
Semi, Atar. 1990. Menulis Afektif. Bandung: Angkasa.
Setyani. 1995. “Analisis Gaya Bahasa Repetisi dan Rima dalam Puisi-puisi di Majalah MOP Edisi Tanuari-Desember (1995)”. Skripsi. UMS.
Subroto, Edi. 1990. Pengantar Metode Penelitian Linguistik. Surakarta: UNS Press.
Sudaryanto. 1985. Metode dan Aneka Telnik  Analisis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Sudjiman, Panuti. 1980. Kamus Istilah Sastra. Jakarta: UI Press.
Sumardjo, Jakob, Saini  K. M. 1988. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Tarigan, Henry Guntur. 1983. Menulis Sebagai Suatu Ketrampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
___________ 1983. Membaca Sebagai Suatu Ketrampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Waluyo, Herman J. 1995. Teori dan Apresiusi Puisi. Jakarta: Erlangga.
Widya Marta A. 1991. Seni Menggunakan Kalimat. Yogyakarta: Kanisius.

Untuk mendapatkan file lengkap hubungi HP. 085 725 363 887 
JUDUL-JUDUL SKRIPSI PENDIDIKAN LAINNYA 

Pd 016 : PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA MELALUI PEMBERDAYAAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELAS II SD I KUWUKAN DAWE KUDUS 2004/2005.


ABSTRAK


xxxxxxxxxxxx, PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA MELALUI PEMBERDAYAAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELAS II SD I KUWUKAN DAWE KUDUS 2004/2005. Skripsi. Surakarta : Fakultas Keguruan dan ILmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2005.
Penelitian in I bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan belajar sisiwa dalam mneyelsaikan soal cerita Matematika mellaui alat peraga Siswa kelas II SD Negeri I Kuwukan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode tindakan kelas, sedangkan strategi yang digunakan adalah studi kasus dengan langkah – langkah menyusun rencana, mengadakan tindakan, pengamatan dan mengadakan refleksi. Teknik sampling dalam penelitian ini tanpa dilakukan seleksi atau peneliti tidak membatasi jumlah informan atau siswa yang diteliti sejumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi langsung dan tes. Analisis data adalah analisis kasus.
Dari keseluruhan putaran atau siklus yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa guru telah mampu meningkatkan kemampuan belajar Matematikan siswa kelas II SD Negeri I Kuwukan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005 dan mata pelajaran Matematika dengan menunjukkan gambar dan mengefektifkan penggunaan alat peraga dalam pembelajaran. Hal ini buktikan dari perolehan rata – rata hasil nilai ulangan siswa sebelum diadakan tindakan adalah 5,6 dan setelah dilakukan tindakan pada siklus II dan 7,0 pada siklus II. Setiap putaran/siklus selalu membawa dampak yang positif ke a rah peningkatan perkembangan kemampuan dan prestasi belajar Matematikan siswa kelas II SD Negeri I Kuwukan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Tahun Pelajaran 2004/2005.


Untuk mendapatkan file lengkap hubungi HP. 085 725 363 887 
JUDUL-JUDUL SKRIPSI PENDIDIKAN LAINNYA 

HK 099 : PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK TERSANGKA DI TINGKAT PENYH)IKAN DALAM KASUS PEMBUNUHAN (Studi Kasus pada Kepolisian Resort Kota Surakarta)

ABSTRAK
xxxxxxxxxxxx, dengan Penulisan Hukum berjudul: "PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK TERSANGKA DI TINGKAT PENYH)IKAN DALAM KASUS PEMBUNUHAN (Studi Kasus pada Kepolisian Resort Kota Surakarta)" Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2001.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hak-hak apa saja yang dimiliki tersangka pada tingkat penyidikan dalam kasus pembunuhan dan untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi dalam perlindungan hukum terhadap hak-hak tersangka di tingkat penyidikan dalam kasus pembunuhan.
Metode penelitian yang digunakan adalah dengan jenis penelitian deskriptif normatif, dengan jenis data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer berupa data yang diperoleh secara langsung dari pejabat staff Kepolisian Resort Kota Surakarta dengan teknik pengumpulan wawancara dan observasi. Data sekunder berupa data yang mendukung data primer yang didapat melalui literatur, peraturan perundang-undangan, dan dokumen-dokumen dengan teknik pengumpulan secara studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif interaktif.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa tersangka dilindungi oleh serangkaian hak yang dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu hak dalam pemeriksaan, hak dalam penahanan, dan hak untuk menuntut ganti rugi dan rehabilitasi. Hak-hak tersebut dijamin oleh pasal 50 sampai dengan 68 KUHAP, yang harus diberikan pada setiap tingkat pemeriksaan. Dalam kasus pembunuhan, dari serangkaian hak tersangka tersebut, maka hak yang harus diperhatikan adalah hak untuk mendapat bantuan hukum karena kasus pembunuhan dikenai dengan ancaman pidana lima tahun atau lebih. Menurut Pasal 56 KUHAP, sifat bantuan hukum tersebut adalah wajib bagi mereka yang diancam pidana lima tahun atau lebih.
Hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan perlindungan hukum terhadap hak-hak tersangka di tingkat penyidikan dalam kasus pembunuhan adalah hambatan yang datang dari pihak penyidik maupun dari pihak tersangka. Hambatan dari pihak penyidik antara lain profesionalisme, pengetahuan, dan pengalaman yang kurang dari penyidik. Sedangkan dari pihak tersangka antara lain adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran dari tersangka akan hak-hak yang dimilikinya.
Saran yang dapat penulis berikan di antaranya adalah perlun_ya peningkatan profesionalisme, pengetahuan, dan pengalaman pada diri penyidik yang dapat membantu di dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyidik.


DAFTAR PUSTAKA
Bambang Purnomo, 1984, Orientasi Hukum Acara Pidana Indonesia, Yogyakarta, Amarta Buku.
Benyamin Asri, 1989, Hak-hak Tersangka dan Terdakwa dalam Penyidikan, Penuntutan, dan Peradilan Pidana (PN), Bandung, Transito.
Erni Widhayanti, 1988, Hak-hak Tersangka / Terdakwa di dalam KUHAP, Yogyakarta, Liberty.
Mardalis, 1990, Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal, Jakarta, Budu Aksara.
Martiman Prodjohamidjojo, 1982, Kedudukan Tersangka dan Terdakwa dalam Pemeriksaan, Jakarta, Ghalia Indonesia.
M. Yahya Harahap, 1988, Pembahasan Permasalahan Penerapan KUHAP Jilid I, Jakarta, Pustaka Kartini.
Romly Hutabarat, 1985, Persamaan di Hadapan Hukum di Indonesia, Jakarta, Ghalia Indonesia.
R. Tresna, 1957, Asas-asas Hukum Pidana, Jakarta, Pustaka Kartini.
Soerjono Sukanto, 1986, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta, UI Press.
Suharsini, 1987, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung, Remadja Karya.
Undang-Undang di bidang Hukum Pidana, Hukum Acara Pidana, dan Kepolisian.

Untuk mendapatkan file lengkap hubungi HP. 085 725 363 887 
JUDUL-JUDUL SKRIPSI HUKUM LAINNYA 


Hk 077 : PELAKSANAAN PERJANJIAN PENGAKUTAN BARANG0-BARANG BERGERAK DENGAN CONTAINER DI PT. AGRATAMA PASIFIC SEMARANG

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau besar pulau-pulau kecil yang dipisahkan oleh laut dan selat. Juga letak Indonesia terletak diantara dua samudera yaitu samudera Pasific dan Samudera Indonesia, dan dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia. Dilihat dari posisi ini maka sebagian besar wilayah Indonesia dapat dikatakan dikelilingi oleh lautan sehingga memerlukan penanganan yang serius dalam bidang pengangkutan.
Juga perlu diperhatikan tentang perekonomian Indonesia, sebagaimana terdapat dalam undang-undang dasar 1945, penjelasan pasal 33 adalah mengutamakan tercapainya kemakmuran masyarakat secara menyeluruh. Salah satu bidang yang memegang peranan penting untuk mencapai tujuan tersebut adalah bidang perdagangan. Didalam Garis-garis Besar Haluan Negara ditegaskan, bahwa kebijaksanaan pengembangan perdagangan di arahkan untuk meningkatkan eksistensi (keberadaan) perdagangan dalam dan luar negeri dengan lebih memperhatikan b'arang dan jasa, sehingga tercipta keadaan dan perkembangan harga yang layak dan bersaing dalam rangka menunjang usaha peningkatan pendapatan rakyat, serta pemantapan stabilitas ekono­mi bangsa.
Dalam meningkatkan pembangunan ekonomi dewasa ini perhubungan antara satu pulau.dengan pulau lain perlu diperhatikan khusus agar perekonomian negara dapat ditingkatkan semaksimal mungkin.
Sektor perhubungan merupakan faktor yang ter­penting untuk meningkatkan perekonomian negara untuk itu perlu pembangunan yang terarah dalam perhubungan baik berupa sarana teknis maupun secara non teknis. Secara teknis meliputi tersedianya seperangkat peraturan yang dapat diterima oleh semua pihak yaitu pengangkutan dan pengirim. Secara non teknis antara lain tersedianya sarana angkutan yang memadai, pelabuhan yang baik, serta sarana lainnya.
Sejalan dengan perkembangan majunya sektor industri dan sektor pertanian maupun peternakan perlu adanya usaha pengangkutan yang baik sehingga memper­lancar jalannya pemasaran sektor industri, pertanian, peternakan dan lain-lainnya.
Juga perlu diperhatikan pengangkutan dalam dunia perniagaan, mengingat sarana penting ini sebagai angkutan dari produsen ke agen/grosir, sampai konsumen dan dari pelabuhan ke gudang, dari tempat pelelangan ikan ke pasar dan lain sebagainya.
Pada pokoknya pengangkutan adalah perpindahan tempat baik mengenai benda-benda maupun orang-orang karena perpindahan itu mutlak diperlukan untuk meneapai atau meninggikan manfaat serta efisiensi, sedang pengangkutan itu sendiri tidak hanya didarat melainkan juga dilaut dan diudara.
Berkembangnya industri atau meningkatnya industri di daerah Jawa Tengah ini menuntut adanya suatu pengangkutan yang benar-benar memadai, dan salah satunya adalah pengangkutan barang dengan container dan pengangkutan barang dengan container ini merupakan salah satu sarana penting yang bisa dihandalkan untuk melaksanakan kegiatan pengangkutan secara aman dan murah.
Kepadatan lalu lintas di daerah Jawa Tengah ini juga mempengaruhi akan pengangkutan barang dengan container, karena itu dengan padatnya lalu lintas akan mudah menimbulkan kecelakaan yang dialami oleh kendaraan lainnya, disamping itu juga menyebabkan lambatnya waktu didalam pengangkutan barang sampai ke tujuannya.
Karena meningkatnya industri di daerah Jawa Tengah maka perlulah kiranya didirikan suatu wadah atau tempat sebagai sarana keluar masuknya container dimana container itu sendiri merupakan suatu tempat barang-barang yang akan dikirim keseluruh tanah air.
Yang perlu diingat bahwa dengan adanya depot atau terminal peti kemas Semarang yang dikelola oleh PT. Agratama Pasific Semarang ini, maka akan memudah­kan para importir maupun eksportir mengadakan kegiatannya.
Dalam pelaksanaan pengangkutan barang dengan container tersebut yang tidak dapat terlepas dari pemikiran-pemikiran pihak depot adalah bagaimana caranya mengatur untuk mengatasi adanya keterlambatan waktu pengiriman barang-barang yang diangkut agar tidak menghadapi tuntutan ganti rugi dari pihak eksportir maupun importir.  
Apakah mungkin keterlambatan pengangkutan barang dengan container ini_disebabkan oleh pihak depot atau terminal peti kemas ? Ataukah disebabkan oleh lalu lintas jalan raya? Maka perlu adanya usaha-usaha pemecahan atau pemikiran-pemikiran sehingga diharapkan kalau nantinya adanya tuntutan ganti rugi maka jelaslah siapa yang akan bertanggung jawab .
Berdasarkan uraian singkat tersebut di atas maka penulis merasa tertarik untuk mengadakan suatu penelitian mengenai pelaksanaan perjanjian peng­angkutan angkutan barang-barang bergerak dengan container di PT. Agratama Pasific Semarang.

B.     Pembatasan Masalah
Mengingat pada keterbatasan pemikiran dan kemampuan yang ada pada tiiri penulis, maka penulis perlu mengadakan suatu pembatasan masalah sehingga ruang lingkupnya tidak terlalu luas.
Hal tersebut penulis maksudkan agar supaya tidak menemui kesulitan-kesulitan didalam penulisan maupun penyusunan skripsi nantinya.
Selanjutnya didalam membahas permasalahan ini penulis membatasi pada masalah perjanjian peng­angkutan barang bergerak dengan container. Apakah pelaksanaan perjanjian pengangkutan tersebut telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku atau belum, terutama yang berlangsung di PT. Agratama Pasific Semarang.

C.    Perumusan Masalah
Dengan mendasarkan pada permasalahan diatas dan agar didalam pembahasan skripsi ini tidak menyimpang dan dapat terarah, maka penulis mencoba untuk merumuskan pokok-pokok masalah sebagai berikut :
1.      Bagaimana bentuk perjanjian pengangkutan serta dasar hukum apa yang digunakan untuk mendasari adanya perjanjian pengangkutan barang-barang ber­gerak dengan container ?
2.      Bagaimanakah syarat-syarat perjanjian yang harus dipenuhi oleh para pihak didalam perjanjian pen­gangkutan barang-barang bergerak dengan container?
3.      Bagaimana cara penyelesaian terhadap permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan perjanjian pengakutan barang-barang bergerak dengan container ?


Untuk mendapatkan file lengkap hubungi HP. 085 725 363 887

 JUDUL-JUDUL SKRIPSI HUKUM LAINNYA 


Hk 059 : PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA KARYAWAN DI PT BATIK DANAR HADI SOLO

ABSTRAKSI

Dalam skripsi ini penulis mengambil judul “PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA KARYAWAN DI PT BATIK DANAR HADI SOLO”,yaitu mengenai pelaksanaan perjanjian kerja yang dibuat oleh pihak perusahaan PT Batik Danar Hadi dengan karyawannya. Pelaksanaan yang dimaksud di atas adalah pelaksanaan dari pemenuhan hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang tercipta dalam perjanjian kerja tersebut secara timbal balik antara pihak-pihak yang mengadakan perjanjian, yaitu pihak perusahaan (PT Batik Danar Hadi) dengan pihak karyawannya.
Latar belakang dari penulisan skripsi dengan judul seperti di atas antara lain adalah karena perjanjian kerja sebagai salah satu contoh untuk perjanjian baku sangat menarik untuk diteliti. Perjanjian baku yang isinya ditetapkan secara sepihak diharapkan tetap terjamin adanya suatu keseimbangan antara hak dan kewajiban para pihak yang mengadakan perjanjian tersebut, khususnya bagi pihak yang tidak ikut serta menentukan isi perjanjian tersebut.
Penelitian ini hanya terbatas pada masalah perjanjian kerja antara PT Batik Danar Hadi dengan karyawannya, khususnya dalam pelaksanaannya.
Permasalahan-permasalahan yang ada dalam penelitian ini, yang akan dicarikan jawabannya oleh penulis adalah sebagai berikut : yaitu tentang bagaimana prosedur terjadinya perjanjian tersebut, bagaimana mengenai hak dan kewajiban kedua belah pihak khususnya dalam hal resiko dan wanprestasi, masalah-masalah apa saja yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan perjanjian kerja karyawan tersebut dan bagaimana cara mengatasinya.
Dalam penelitian ini penulis memakai tehnik analisis data kualitatif dengan model interaktif, yaitu : data yang terkumpul akan dianalisa melalui tiga tahap : mereduksi data, menyajikan data, dan kemudian menarik kesimpulan. Selain itu dilakukan puIa suatu proses siklus antar tahap-tahap tersebut, sehingga data yang terkumpul akan berhubungan satu dengan yang lainnya secara sistematis.
Pelaksanaan perjanjian kerja tersebut timbul pada saat calon karyawan telah dinyatakan lulus dalam seleksi yang dilakukan oleh pihak PT Batik Danar Hadi. Sejak karyawan tersebut mulai menjalani masa pendidikan/training dan masa percobaan, sejak saat itulah karyawan berstatus karyawan tidak tetap, tetapi kewajibannya sudah sama dengan karyawan tetap, sedangkan hak-haknya belum sepenuhnya diberikan.
Masa training ditetapkan selama 1 bulan dan masa percobaan adalah 3 bulan. Bagi karyawan yang dinilai baik dan memenuhi persyaratan dapat diangkat menjadi karyawan tidak tetap, dan dalam hal ini perjanjian kerja tersebut benar-benar diberlakukan sepenuhnya.
Dalam perjanjian kerja tersebut dimuat adanya hak dan kewajiban kedua belah pihak, yang pelaksanaannya secara timbal balik. Kedua belah pihak terikat untuk melaksanakannya. Bagi karyawan yang melakukan kesalahan sehingga mengakibatkan perusahaan menderita kerugian, maka pihak perusahaan akan memberikan peringatan pertama sampai dengan peringatan ketiga dengan disertai tindakan skorsing dan/atau potong gaji, sedangkan peringatan keempat disertai dengan tindakan pemutusan hubungan kerja.
Mengenai hambatan-hambatan yang ada dalam pelaksanaan perjanjian kerja tersebut terlebih dulu diselesaikan dengan cara musyawarah antara pihak perusahaan dengan pihak karyawan. Karyawan yang melakukan pelanggaran akan mendapat teguran sampai adanya peringatan pertama sampai dengan keempat yang disertai dengan pemutusan hubungan kerja. Dengan demikian diharapkan pelaksanaan perjanjian kerja tersebut dapat berjalan dengan lancar. Sedapat mungkin hambatan-hambatan yang bisa mempengaruhi pelaksanaan perjanjian kerja tersebut diatasi. Selanjutnya kedua belah pihak sepakat apabila dikemudian hari terjadi pelanggaran atas ketentuan-ketentuan yang ada dalam perjanjian itu maka mereka akan mengajukannya kepada pihak yang berwajib.


DAFTAR PUSTAKA

ABDULKADIR MUHAMMAD, Hukum Perjanjian, Cet. II, Penerbit Alumni, 1986, Bandung.
HB. SUTOPO, Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif, Makalah Training Penelitian Hukum Fakultas Hukum UNS, Desember 1991.
J. SATRIO, Hukum Perikatan, Bagian I, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.
Kep. Menaker No. 5 Tahun 1992, Peraturan Upah Minimum Di 27 Propinsi Indonesia Pada Perusahaan Swasta, Sinar Grafika, Jakarta, Cetakan I.
MARIAM DARUS BADRULZAMAN, Perjanjian Kredit Bank, Penerbit Alumni, Bandung.
________, Kitab Undang-undang Hukum Perdata Buku III Hukum Perikanan Dengan Penjelasan, Penerbit Alumni, 1983, Bandung.
R. SETIAWAN, Pokok-pokok Hukum Perikatan, Bina Cipta, 1979, Cet. II.
SOEBEKTI dan R. TJOKROSUDIBIO, Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Cetakan IX, Pradnya Paramita, Jakarta.
SOEBEKTI, Pokok-pokok Hukum Perdata, Cet. XXIII, Intermasa, Jakarta.
_________, Aspek-aspek Hukum Perikatan Nasional, Penerbit PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. 1988.
SOERJONO SOEKANTO, Tata Cara Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Bidang Hukum, Cet. II, Ghalia Indonesia, Jakarta
_________, Pengantar Penelitian Hukum, Cet. III. UI Press, Jakarta, 1986.
UUD 1945, Pembukaan, Alenia ke-4.
Yayasan kerjasama Hukum, Belanda Indoesia, Copendium Hukum Belakang, Leiden, 1978.

Untuk mendapatkan file lengkap hubungi HP. 085 725 363 887 
JUDUL-JUDUL SKRIPSI HUKUM LAINNYA