Pencarian

SELAMAT DATANG

Skripsi TA, Tesis, PTK merupakan salah satu tugas akhir dari setiap mahasiswa S1 maupun S2 dalam rangka memperoleh Gelar Kesarjanaan sesuai dengan bidangnya masing-masing, dan harus dipertahankan kebenarannya di hadapan Team Penguji.
Skripsi TA, Tesis, PTK pengerjaannya bersifat individual dan tidak dibenarkan menjiplak atau plagiat milik orang lain. Saya sangat tidak mendukung PLAGIAT!!
Namun demikian tidak dpat dipungkiri adanya contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dapat memperlancar proses pengerjaan tugas tersebut, karena dengan adanya contoh Skripsi TA, Tesis, PTK yang sudah jadi mahasiswa bisa memperoleh gambaran tentang tugas yang sedang dikerjakannya dan juga bisa memperoleh inspirasi.
Disamping itu, contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dapat digunakan sebagai pijakan / dasar untuk melakukan penelitian lanjutan, sehingga akan dihasilkan Skripsi TA, Tesis, PTK yang lebih sempurna.

Atas dasar itulah, kami berusaha membantu rekan-rekan menyediakan contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dari berbagai jurusan.
Disini juga saya sediakan makalah dan juga ebook buku2 penunjang dalam pembuatan tugas yang bisa didownload secara GRATIS.

Selamat berselancar di Blog kami, semoga apa yang anda cari ada disini, dan tugas yang sedang anda kerjakan dapat selesai dengan lancar.

Bila Judul Skripsi yang anda cari tidak ada di Blog ini, silahkan tanyakan langsung dengan sms ke HP 0856 0196 7147


SALAM SUKSES BUAT ANDA.


Link-Link DOWNLOAD GRATIS berada menyebar di Seluruh Katalog dan terus bertambah.

Jumat, 03 Juni 2011

T 007 : EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DAN AFEKTIF SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA

ABSTRAK

xxxxxxxxxxxx EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DAN AFEKTIF SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA.
Tesis, Surakarta: Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2007

Tujuan penelitian ini adalah : (I) Untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika realistik memberikan rataan kognitif dan afektif yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran matematika secara konvensional pada kompetensi dasar operasi bilangan pecahan. (2) Untuk mengetahui apakah kemampuan awal siswa yang tinggi memberikan rataan kognitif dan afektif yang lebih tinggi dibandingkan kemampuan awal siswa yang lebih rendah pada kompetensi dasar operasi bilangan pecahan. (3) Untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika realistik memberikan rataan kognitif yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran matematika secara konvensional pada kompetensi dasar operasi bilangan pecahan. (4) Untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika realistik memberikan rataan afektif yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran matematika secara konvensional pada kompetensi dasar operasi bilangan pecahan. (5) Untuk mengetahui apakah kemampuan awal siswa yang tinggi memberikan rataan kognitif yang lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan awal siswa yang rendah pada kompetensi dasar operasi bilangan pecahan. (6) Untuk mengetahui apakah kemampuan awal siswa yang tinggi memberikan rataan afektif yang lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan awal siswa yang rendah pada pada kompetensi dasar operasi bilangan pecahan.
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, sedang populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri se-Kecamatan Polokarto Sukoharjo. Dengan populasi sebanyak 786 siswa. Sampel diambil secara cluster random sampling dengan pengundian. Sampei dalam penelitian ini sebanyak 136 siswa yang mewakili populasi. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes kemampuan kognitif dan afektif dalarn bentuk pilihan ganda. Sebelum tes digunakan terlebih dahulu dilakukan uji coba untuk mengetahui validitas, konsistensi internal dan reliabilitas. Untuk uji validitas menggunakan daftar cek list yang berisi tentang pertanyaan apakah butir-butir pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi.silabus/kurikulun. Untuk menghitung konsistensi internal untuk butir ke-i, rumus yang digunakan adalah rumus korelasi momen produk dari Karl Pearson. Reliabilitas soal tes kemampuan kognilif dinyatakan dengan korelasi (r) yang diukur dengan rumus Kuder dan Richardson 20 yang dikenal dengan rumus K-R 20 dan diperoleh indeks reliabilitas rn= 0,875. Untuk reliabilitas tes kemampuan afektif didiukur dengan teknik alpha yaitu dengan membelah instrumen menjadi n bagian yang berarti masing-masing bagian terdiri dari satu butir saja kemudian masing-masing bagian dicari variansi skornya serta variansi totalnya dan diperoleh indeks reliabilitas r11 =  0.852.
Pengujian hipotesis menggunakan Manova dua jalur dengan frekuensi sel tak sama, dengan taraf signifikansi 5 %. Sebelumnya dilakukan uji pendahuluan yaitu uji keseimbangan, dan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Uji keseimbangan dengan uji t diperoleh hasil thitung =: 0,401 sehingga - ttabel = -1,96 < thitung= 0,401 < ttabel = 1,96, maka kedua kelompok tersebut seimbang. Uji normalitas menggunakan uji Kolmogorof Smirnof, untuk kelompok eksperimen diperoleh harga p = 0,062 dan kelompok kontrol diperoleh harga p = 0,103. Karena harga p = 0,062 > 0,05 =- a. dan p = 0,103 > 0,05 = a maka Ho diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang normal. Uji homogenitas menggunakan uji Lavene untuk kelompok eksperimen diperoleh harga p = 0,218 dan kelompok kontrol diperoleh harga p = 0,103. Karena harga p = 0,062 > 0,05 = a dan p = 0,103 >..0,05 = a maka Ho diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen.
Dari hasil uji hipotesis dapat disimpulkan (1) terdapat perbedaan efek antara pembelajaran matematika pada kemampuan kognitif dan afektif siswa. (p = 0,004 < 0,05 = a) (2) terdapat perbedaan antara siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan kemampuan awal rendah (p = 0,000 < 0,05 = a) (3) terdapat perbedaan efek antar pembelajaran matematika pada kemampuan kognitif (p = 0,007 < 0,05 = a) (4) terdapat perbedaan efek antar pembelajaran matematika pada kemampuan afektif (p = 0,007 < 0,05 == a) (5) terdapat perbedaan antara siswa dengan kemampuan awal tinggi dan siswa dengan kemampuan awal rendah pada kemampuan kognitif (p == 0,000 < 0,05 = a) (6) terdapat perbedaan antara siswa dengan kemampuan awal tinggi dan siswa dengan kemampuan awal rendah pada kemampuan afektif (p = 0,000 < 0,05 = a).


DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Rohani dan Abu Ahmadi. 1992. Pengelolaan Pengajaran Pendidikan. Jakarta Rineka Cipta.
Budiyono. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surakarta : UNS Press.
_______. 2004. Statistika Dasar unliik Penelitian. Surakarta : IJNS Press.
_______. 2006a. Penggunaan SPSS Untuk Melakukan Analisis Variansi Kumpulan Makalah Pcrkuliahan Pascasarjana : Universitas Sebelas Maret Surakarta.
_______, 2006b. Asesmen Aspek Afektif dun Psikomotor. Kumpulan Makalah Perkuliahan Pascasarjana: Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Daryanto. 1983. Tujuan Metode dan Satuan Pelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung : Tarsito.
Dick dan  Carey.   1990.  Kemampuan Awal Dalam Proses  Belajar www.dcpdiknas.go.id/jurnal/38/editorial
Djago Tarigan. 1990. Proses Belajar Mengajar Pragrnatik. Bandung : Angkasa-
Djoko Waliadi. 1989. Dasar-dasar Mengajar. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Freudenthal, H. 1991. Revisiting Mathematics Education. China Lectures. Dordrecht: Kluwer Academic Publisher. (www.depdiknas.go.id)
Gagne. R M. 1977. The Condition of learning. New York : Hort Rinehart and Winston.
Gravemeijer. 1994. Developing Realistic Mathematics Education. Utrecht: CD-b Press/Freudenthal Institute, (www.depdiknas.go.id)
Herman Hudojo. 1998. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta.
I Gusti Suharta, 2001. Matematika Realislik : Apa dan Bagamiana www.depdiknas.go.id/jurnal/38/editorial
Joesmani. 1988. Jaromelik. 1996. Jonli. 1997. Kemampuan Awal dalam Proses Belajar www.depdiknas.go.id/jurnal/38/editorial.
Johnson R.A. dan Wichhem D.W. 1991. Applied Multivariat Statistical Analysis. New Jersey: Egle Wood Cliffs.

Rereferensi  lainnya KLIK DISINI

Untuk mendapatkan file lengkap hubungi HP. 085 725 363 887


Tidak ada komentar:

Posting Komentar