Pencarian

SELAMAT DATANG

Skripsi TA, Tesis, PTK merupakan salah satu tugas akhir dari setiap mahasiswa S1 maupun S2 dalam rangka memperoleh Gelar Kesarjanaan sesuai dengan bidangnya masing-masing, dan harus dipertahankan kebenarannya di hadapan Team Penguji.
Skripsi TA, Tesis, PTK pengerjaannya bersifat individual dan tidak dibenarkan menjiplak atau plagiat milik orang lain. Saya sangat tidak mendukung PLAGIAT!!
Namun demikian tidak dpat dipungkiri adanya contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dapat memperlancar proses pengerjaan tugas tersebut, karena dengan adanya contoh Skripsi TA, Tesis, PTK yang sudah jadi mahasiswa bisa memperoleh gambaran tentang tugas yang sedang dikerjakannya dan juga bisa memperoleh inspirasi.
Disamping itu, contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dapat digunakan sebagai pijakan / dasar untuk melakukan penelitian lanjutan, sehingga akan dihasilkan Skripsi TA, Tesis, PTK yang lebih sempurna.

Atas dasar itulah, kami berusaha membantu rekan-rekan menyediakan contoh-contoh Skripsi TA, Tesis, PTK dari berbagai jurusan.
Disini juga saya sediakan makalah dan juga ebook buku2 penunjang dalam pembuatan tugas yang bisa didownload secara GRATIS.

Selamat berselancar di Blog kami, semoga apa yang anda cari ada disini, dan tugas yang sedang anda kerjakan dapat selesai dengan lancar.

Bila Judul Skripsi yang anda cari tidak ada di Blog ini, silahkan tanyakan langsung dengan sms ke HP 0856 0196 7147


SALAM SUKSES BUAT ANDA.


Link-Link DOWNLOAD GRATIS berada menyebar di Seluruh Katalog dan terus bertambah.

Jumat, 10 Februari 2012

T-015: Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Produktivitas Pegawai PT. Banka BPD Jateng Cabang Klaten


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar  Belakang Masalah
Saat ini persaingan antar bank semakin ketat, untuk menghadapi hal tersebut maka manusia sebagai salah satu assets perusahaan dituntut untuk lebih profesional sehingga mampu secara bersama sama mencapai tujuan perusahaan.
Dari berbagai kasus dapat kita lihat banyak perusahaan menderita kegagalan usaha karena yang diperhatikan hanya kegiatan operasionalnya saja, yaitu bagai mana memperbaiki produk, dan mencapai laba sebanyak banyaknya dalam jangka pendek. Sedikit sekali perhatiannya maka faktor sumber daya manusia. Padahal kekuatan sumber daya manusia ini dibentuk oleh sifat dan karakter yang melekat pada individu-individu, serta lingkungan dimana ia berada. Salah satu contoh kasus diatas adalah dicabutnya ijin operasional Bank Dagang Bali dan Bank Asiatic pada tahun 2004.
PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (PT. Bank BPD Jateng ) merupakan bank daerah di Jawa Tengah. Sampai sebanyak 2.470.Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa aspek SDM PT. Bank BPD Jateng dikategorikan lemah. Penyebab rendahnya mutu SDM adalah pada  masa lalu rekruitmen pagawai PT.Bank BPD Jateng masih dipengaruhi oleh hal-hal diluar ketentuan, seperti rekruitmen pegawai tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi. Disamping itu, penempatan pegawai yang tidak tepat dan terlalu lamanya pagawai  bekerja bertugas dalam salah satu bidang  pekerjaan juga punya andil dalam penyebab rendahnya sumber daya manusia PT. Bank BPD Jawa Tengah
Karena manusia  merupakan sumber daya yang sangat penting dalam bidang industri dan organisasi lainnya,  maka pengelola sumber daya manusia perlu diperhatikan dalam kelangsungan hidup organisasi untuk mencapai produktivitas yang tinggi. Dalam upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut serta untuk meningkatkan kinerja pegawai, PT. Bank BPD Jateng tekah mengambil langkah proaktif dengan ditetapkannya Surat Keputusan  No. KEP: S-16 Dir/SS/SD/04/99 tabggal 26 April 1999, tentang Corporate Culture PT. Bank Pembangunan Daerah ( persero). Corpurate Curture yang ditetapkan ini telah secara terus menerus disosialisasikan, dipantau dan diperhatikan sehingga menjadi sesuatu yang tumbuh secara agregatif dalam diri setiap insan PT. Bank BPD Jateng. Akan tetapi dalam perkembangannya ternyata corporate culture ini tidak sepenuhnya dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
PT. Bank BPD Jateng Cabang Klaten sebagai salah satu cabang dari PT. Bank BPD Jateng juga tak pernah lepas dari permasalahan tersebut diatas. Suasana kerja yang tidak kodusif itu teryata sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawai, seperti berkurangnya produktivitas dalam bekerja, rendahnya tingkat  kedipsilinan pegawai, misalnya sikap ditunda tunda pekerjaan yang  pada akhirnya akan menyebabkan semakin menurunnya tingkat produktivitas pegawai.
Adapun untuk mencapai produktivitas yang diingginkan tersebut dapat melalui beberapa aspek, yaitu aspek kemampuen manajemen tenaga kerja ( excellence), aspek efisiensi tenaga kerja ( efficiency ), dan aspek lingkungan pekerjaan ( condition ).
Dalam kaiatannya dengan pencapaian peningkatan sumber daya manusia, maka peran dari manajemen sumber daya manusia sangat penting. Melalui manajemen sumber daya manusia aspek produktivitas dapat lebih diarahkan secara efektif dan efisien khususnya berkaitan dengan tujuan organisasi. Secara teoritis suatu organisasi tersebut dapat menciptakan suasana kerja yang dapat memotivasi individu-individu dalam organisasi, menumbuhkan suasana kerja sama antar individu dan kelompok, serta menumbuhkan kreativitas dan inisiatif. Suasana kerja sebagaimana tergamabar diatas akan dapat menciptakan iklim kerja yang konbusif bagi tercapainya tujuan organisasi.
Yang disebut sumber daya manusia adalah pegawai yang diintegraksikan untuk mencapai tujuan perusahaan yang berfungsi pada seluruh aktivitas organisasi perusahaan. Sehubungan dengan pencapaian tujuan perusahaan  tersebut, perlu diperhatikan tentang motivasi dan sifat-sifat pegawai serta memperhatikan pula kebutuhannya dengan kata lain memperhatikan penyelesaian karyawan antara kepentingan perusahaan dengan kepentingan individu dalam lingkungan organisasi perusahaan.
Lingkungan kerja dalam suatu organisasi mempunyai arti penting bagi individu yang bekerja didalamnya, karena lingkungan ini akan mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung individu didalamnya. Salah datu aspek lingkungan kerja ini adalah iklim organisasi. Iklim organisasi ini mempengaruhi individu melalui cara yang tidak tampak mata. Iklim yang timbul dalam organisasi merupakan faktor pokok yang menentukan tingkah laku para pekerjanya.
Sementara sejumlah studi yang dikondasikan didalam penempatan pendidikan mengindikasikan bahwa dimensi iklim secara langsung berdampak atas produktivitas, bukti lain yang terbatas juga mengungkapkan semacam efek langsung. Apabila iklim bermanfaat bagi individu ( misalnya, memperhatikan kepentingan pekerja dan berorientasi pada prestasi ), maka dapat diharapkan adanya peningkatan prestasi kerja yang lebih baik dari pad sebelumnya. Sebaliknya jika iklim yang timbul bertentangan dengan tujuan kebutuhan dan motivasi pribadi, dapat dipastikan bahwa prestasi dan produktivitas kerja berkurang. Dengan perkataan lain tingkah laku pekerja dalam suatu organisasi ditentukan oleh interaksi antara kebutuhan individu dengan lingkungan organisasi yang mereka rasakan.
Pimpinan harus dapat membawa seluruh sumber daya manusia yang ada di organisasikan untuk selalu mengubah sikap, pengetahuan, serta ketrampilan agar sesuai dengan tuntutan organisasi. Dengan demikian akan tercipta iklim yang dapat meningkatkan moral serta etos kerja. Iklim kerja yang dimaksud adalah suatu iklim yang timbul karena kegiatan organisasi, baik yang dilakukan secara sadar maupun tidak sadar dan berpengaruh terhadap perilaku individu didalam organisasi.
Dengan latar belakang tersebut dimuka, maka didalam penelitian ini penulis mengambil judul : Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Produktivitas Pegawai PT. Bank BPD Jateng Cabang Klaten.

B.     Definisi Masalah
Agar pembahasan masalah mengarah pada tujuan penelitian yang akan dicapai, maka perlu adanya penyamaan persepsi terhadap arti judul tersebut dan penulis mencoba mendefinisikan istilah-istilah dalam judul sebagai berikut :
1.      Pengaruh adalah sesuatu keadaan atau kondisi yang tercipta serta dapat membentuk atau menubah perilaku individu maupun kelompok dalam suatu organisasi;
2.      Iklim organisasi adalah suasana yang timbul karena kegiatan organisasi baik yang dilakukan secara sadar maupun tidak sadar dan berpengaruh terhadap perilaku individu di dalam organisasi;
3.      Produktivitas adalah perbandingan antara output dengan input dimana outputnya harus mempunyai nilai tambah dan teknik pengerjaannya menjadi lebih baik;
4.      Pegawai adalah individu-individu yang berkarya dalam organisasi untuk memperoleh kepuasan dan diintegrasikan untuk mencapai tujuan organisasi;  
5.      PT. Bank BPD Jateng Cabang Klaten merupakan salah datu kantor cabang dari PT. Bank BPD Jateng yang bergerak dalam bisnis retain banking.
C.    Rumusan Masalah
Bertolak dari belakang diatas bahwa masalah iklim organisasi merupakan masalah yang penting dan menarik untuk diteliti bersama-sama sebagai prediksi terhadap prosuktivitas pegawai. Kemudian dari kedua faktor diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
1.      Apakah ada pengaruh faktor-faktor iklim organisasi terhadap produktivitas pegawai;
2.      Seberapa besar pengaruh faktor-faktor iklim organisasi terhadap produk tivitas pegawai;

D.    Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh faktor-faktor iklim organisasi terhadap produktivitas pegawai;
2.      Untuk mengetahui dan menganalisa faktor-faktor iklim organisasi memberdayakan sumber daya manusia berkaitan dengan produktivitas pegawai;

E.     Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Memberikan input bagi para pemimpin  organisasi dalam upaya meningkatkan produktivitas pegawai. Karena pegawai merupakan komponen yang terpenting untuk kelangsungan hidup organisasi yang bersangkutan. Dengan diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pegawai, organisasi dapat mengadakan perbaikan-perbaikan yang bisa meningkatkan produktivitas pegawainya;
2.      Untuk menerapkan ilmu pengetahuan teoritis, ke dalam situasi nyata dalam organisasi, serta menambah pengetahuan praktis dibidang manajemen sumber daya manusia mengenai iklim organisasi dalam kaitannya dengan produktivitas pegawai.

F.     Sistematika Penulis
Laporan akhir hasil penelitian intership atau disusun dengan format sistematika sebagai berikut :
Bab I :    Pendahuluan. Dalam bab ini akan di uraikan : Latar belakang masalah , Definisi Masalah, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat penelitian dan Sistematika penulisan laporan
Bab II :   Landasan Teori : Pada bab ini akan diuraikan landasan teori yang sigunakan sebagai dasar dan pendukung jalannya penelitian. Dalam hal ini, teori yang dibahas ditekankan pada teori peoduktivitas da kinerja yang diambilkan dari beberapa pustaka
Bab III :  Metode panelitian. Dalam bab ini, akan diuraikan hal-hal yang berkenan dengan cara penelitian, yang meliputi: Subyek penelitian, populasi, dan sampel penelitian, variabel penelitian, devinisi operasional, metode pengumpulan data dan analisa data.
Bab IV :  Pembahasan. Dalam bab ini, akan dikemukakan pembahasan hasil penelitian atau pemprosesan data yang dikumpulkan de lapangan (responden).
Bab V :   Penutup. Bab ini, merupakan penutup dari rangkaian laporan dari kegiatan penelitian ini, yang berisi hasil penelitian, kesimpulan, dan saran. 



DAFTAR PUSTAKA
As’sad Moh, Seri Ilmu Sumber Daya Manusia,Psikologi Industri, Edisi Keempat, Cetakan Kedua, Yogyakarta : Liberty, 1995.
Dotta Ani, K, Prodction and Operations Management, S.S. Mubarak and Brother Pte. I,td, First Edition, Sigapore, 1995.
Davis Keith & John Newstrol, Perilaku dalam Organisasi, Penerjemah Agus Dharma, Erlangga, Edisi Ketujuh, Jakarta, 1990.
Effendy, O.U.1998. Hubungan Insani. CV Remadja Karya Bandung.
Gibson, Ivancevich, Donnelly, Organisasi Perilaku Struktur Proses, Penerjemah Agus Dharma, Erlangga, Edisi Ketujuh, Jakarta, 1992.
Hadipoernomo. 1971. Tata Personalia. Djambatan. Jakarta
Hadi Sutrisno, Buku Manual SPSS (Seri Program Statistik) Paket MIDI, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 1996.
Henry Simamora, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi 1, cet. Ke I, STIE YKPN, Yogyakarta, 1995
Indrawijaya, A.I 1986. Perilaku Organisasi. CV Sinar Baru. Bandung
Komarudin. 1993. Manajemen Kantor: Teori dan Praktek. CV Trigenda Raya. Bandung
Kusumaatmaja, S.,C. Batubara.,M. Muchlas., Hamengkubuwono X. 1991. Stress dan Kepuasan Kerja. Biro Perjalanan dan Konsultasi Dian Nusantara. Yogyakarta.
Luthans, F. 1998. Organisasi Behaviour. Irwin McGraw-Hill. Boston.
Mauled Moelyono, SE, Pendekatan Manusia Dengan Organisasi Terhadap Pembinaan Kepergawaian.Pradnya Paramitha. Jakarta.
Mucdarsyah Sinungan, Drs, Produktivitas “Apa dan Bagaimana”, Bumi Aksara, Jakarta, 1995.
Mustofa EQ, Zaenal, Teknik Analisa Data Penelitian, Lembaga Penelitian Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 1995.
Paul Hersey & Ken Blanchard, Manajemen Perilaku Organisasi: Pendayagunaan Sumber Daya Manusia, Penerjemah Agus Dharma, Erlangga, Edisi Keempat, Jakarta. 1992.
Richard E, Kopelmen, Asthur P. Brief, Richard A. Guzzo, Peran Iklim dan Kultur Dalam Produktivitas, Terjemahan.
Robbins, S. P. 1996. Organizational Behaviour: Concept Controlversies And Applicants. Eaglewood Clifft: Prentice-Hill International Inc.
Sarwoto. 1981. Dasar-dasar Organisasi Dan Manajemen. Ghalia Indonesia. Jakarta.
Siagian,S. 1989. Teori Motivasi Dan Aplikasinya.Bina aksana. Jakarta.
 Soeratno & Lincoln Arsyad, Metode Penelitian untuk Ekonomi dan Bisnis, UPP AMPYKPN, Yogyakarta, 1988.
Schermarphorn, Management For Productivity, John Wiley & Sons, Inc, 3th New York, 1989.
Stephen. P. Robbin, Perilaku Organisasi: Konsep, Kontroversi & Aplikasi, Penerjemah Hadyono Pujoatmoko, Prenhallindo, Jakarta, 1996.
Sudjana, Teknik Analisa Regresi dan Korelasi Bagi Para Penelitian, Tarsito, Bandung, 1992.
Tiifin, VH,McCormick, E.J Industrial Psychology. Japan: Maruzen, Co. Ltd. 1985.
Triguno, Budaya Kerja, “Menciptakan Lingkungan yang Kondusive untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja”, Golden Terayon, Press,Jakarta, 1989.


Untuk mendapatkan file lengkap hubungi/ sms ke HP. 085725363887
KEMBALI KE HALAMAN AWAL    





Tidak ada komentar:

Posting Komentar